Kata-Kata Bijak Lucu Terbaik Tentang Hidup Part II
Kata-Kata Bijak Lucu Terbaik Tentang Hidup Part II
Source : Merdeka.com
11. "Jangan melupakan pengalaman-pengalaman, itu dapat menjadi penuntun di
kemudian hari."
12. "Putus asa saat cinta tak terbalas sama saja
menyakiti diri sendiri, bersabar lah kamu dan buka lah asa baru untuk cinta
yang lebih indah."
13. "Teruslah mencoba dengan senyuman ketika
kamu masih mampu berusaha lagi. Tidak ada kata berakhir sampai kamu berhenti
bernapas."
14. "Jangan pernah patah semangat, karena pecundang
adalah mereka yang berhenti berusaha."
15. "Aura cinta seorang ibu
dapat menghadirkan kedamaian. Aura cinta seorang ayah akan memberimu
kekuatan."
16. "Suatu hal yang sia-sia jika menyesali masa lalu,
sebaiknya sesalilah apa yang tak akan mampu kamu lakukan di masa depan."
17.
"Seberapapun usahaku untuk tidak bersedih lagi, tetaplah air mataku tak bisa
ditahan, meski begitu aku telah ikhlas atas kehilangan kamu. Bye sayang."
18.
"Tekunilah satu bidang yang menjadi bidangmu. Tidak akan ada orang yang pandai
melakukan semua hal. Justru dengan menekuni banyak hal, maka hal itu membuat
kamu menjadi tidak ahli dalam satu bidang pun."
19. "Ketika kamu
berada pada titik yang sangat rapuh, maka mintalah kekuatan hanya
pada-Nya."
20. "Jangan pernah merasa sepi atau bahkan sendiri,
karena sejatinya kita tidak benar-benar sendiri. Masih ada Tuhan yang menemani
kita."
21. "Wanita yang benar-benar mencintaimu mungkin akan marah
karena berbagai alasan tetapi dia tidak akan pernah meninggalkanmu karena satu
bahkan ribuan alasan."
22. "Orangtua mencintai anak-anak mereka
tanpa memerlukan sedikitpun alasan. Sedangkan anak memerlukan sejumlah alasan
untuk mencintai orang tua mereka."
23. "Cinta seorang ibu itu
menenangkan, dan cinta seorang ayah itu menguatkan."
24. "Ketika
kamu telah menemukan cinta sejati, jangan berniat untuk menemukannya lagi.
Peluk dan genggamlah dia selama kamu masih memilikinya."
25. "Cinta
ialah sebuah pupuk yang dapat menyuburkan segala rasa tandus pada hati."
Komentar
Posting Komentar